Terobosan Edukasi! Keputrian SMPN 25 Depok Pelopori “The Period Talk” Sebagai Role Model Sekolah Negeri di Kota Depok

Terobosan Edukasi! Keputrian SMPN 25 Depok Pelopori “The Period Talk” Sebagai Role Model Sekolah Negeri di Kota Depok

DEPOK – SMP Negeri 25 Depok di bawah kepemimpinan Ibu Murtiningrum, M.Pd., kembali mencatatkan langkah inspiratif dalam dunia pendidikan karakter. Pada hari Jumat, 6 Februari 2026, sekolah ini sukses menggelar program Keputrian yang rutin di adakan setiap hari jumat, bertajuk “The Period Talk” di Aula Sekolah. Program ini bukan sekadar pertemuan rutin, melainkan sebuah terobosan inovatif yang membahas tuntas edukasi fikih wanita bagi siswi remaja.

Inspirasi Baru untuk Sekolah Negeri

Kegiatan bertema “Kupas Tuntas Bersuci Setelah Haid” ini merupakan langkah berani dan segar. Mengingat topik ini sering dianggap tabu namun sangat krusial, program Keputrian semacam ini masih sangat jarang ditemukan di sekolah-sekolah negeri di Kota Depok. Dengan penyampaian yang modern namun tetap sesuai syariat, SMPN 25 Depok berhasil mendobrak batasan tersebut.

Keberhasilan acara ini merupakan buah dari visi kepala sekolah serta dedikasi tanpa batas dan bimbingan maksimal dari para pendidik. Hadir sebagai pembimbing utama adalah Ibu Elfa Pratiwi, S.Pd., yang didampingi oleh seluruh ibu guru dan staf wanita yang aktif berbagi pengalaman (sharing) dalam sesi diskusi yang sangat dinamis.

“Kami percaya bahwa edukasi mengenai kebersihan dan tata cara ibadah setelah haid adalah hak setiap siswi. Program ini sangat bagus apabila dijadikan standar atau program rutin di seluruh sekolah, terutama negeri yang ada di Kota Depok, guna mencetak generasi muslimah yang cerdas, suci, dan mandiri.”


Rangkuman Materi Keputrian Hari Ini : Bekal Utama Muslimah

Berikut adalah intisari dari sesi edukasi yang diikuti dengan penuh antusias oleh para siswi:

1. Menyempurnakan Wudhu

Wudhu adalah kunci utama sahnya ibadah. Para siswi ditekankan untuk memahami 6 Rukun Wudhu secara mendalam:

  • Niat: Dibaca bersamaan dengan membasuh wajah.

  • Membasuh Wajah.

  • Membasuh Tangan: Wajib mencapai siku. Perlu diperhatikan, jika tidak sampai siku, maka wudhu TIDAK SAH.

  • Mengusap Sebagian Kepala.

  • Membasuh Kaki: Hingga mata kaki.

  • Tertib: Dilakukan secara berurutan.

💡 Catatan Penting (Note):

  • Teknik Hidung: Saat berwudhu, air seharusnya dihirup/dihisap ke hidung (istinsyaq).

  • Aturan Saat Puasa: Bagian hidung dan mulut (kumur-kumur) hukumnya menjadi makruh, sehingga sebaiknya tidak perlu dilakukan agar tidak membatalkan puasa secara tidak sengaja.

  • Ketentuan Mukena: Pemakaian mukena wajib menutup hingga batas dagu, karena area selain itu adalah aurat yang tidak boleh terlihat saat salat.

2. Rukun Mandi Wajib (Ghusl)

Agar kembali suci dan dapat menjalankan ibadah wajib, rukun mandi harus terpenuhi sempurna:

  1. Niat: Menghilangkan hadas besar, dilakukan saat air pertama kali disiram ke tubuh.

    “Nawaitul ghusla liraf’il hadatsil akbari minal haidhi fardhan lillahi ta’ala”

  2. Meratakan Air: Memastikan air menjangkau seluruh bagian tubuh, baik kulit maupun rambut, tanpa ada bagian yang terlewat sedikit pun.


Harapan untuk Pendidikan di Kota Depok

Melalui program Keputrian ini, SMPN 25 Depok di bawah arahan Ibu Murtiningrum, M.Pd., berharap dapat menjadi pemantik bagi sekolah-sekolah lain di wilayah Kota Depok untuk memberikan perhatian lebih pada edukasi fikih wanita. Dedikasi maksimal dari para guru adalah kunci utama dalam membimbing siswi menjadi pribadi yang lebih baik.

SMP Negeri 25 Depok: Cerdas, Berakhlak, dan Berbudaya!

#SMPN25Depok #ThePeriodTalk #Keputrian #PendidikanDepok #SekolahRamahAnak #TerobosanPendidikan #InspirasiSekolahNegeri #DepokCerdas #MurtiningrumMPd

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *